Dinkes-Sidoarjo

Dinas Kesehatan Sidoarjo kembali melakukan Orientasi Pendampingan Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) selama dua hari. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 22 – 23 April 2019 ini mengundang perwakilan Pondok Pesantran (Ponpes) di Sidoarjo.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr Zuhaida MKes yang didampingi Kasi Promkes Endang Savitri mengatakan, ini dilakukan demi meningkatkan perilaku peningkatan hidup bersih dan sehat di lingkungan Ponpes. Kemandirian Poskestren yang belum sesuai harapan perlu terus dibina dan ditingkatkan menjadi tingkat purnama atau mandiri.

poskestrenPembinaan seperti ini memang tidak bisa dilakukan sendiri. Bekerjasama dengan Ormas, Ponpes, Fatayat dan Aisiyah merupakan pilihan yang harus dilakukan. Saat ini ada sekitar 10 Ormas yang telah dilakukan pendampingan.

Merujuk aktivitas program Dinas Kesehatan ini, Ketua RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah), Asosiasi Ponpes Islami Sidoarjo, Abdul Khobir, menilai cukup bagus, karena dapat memotivasi para santriwan – santriwati agar bisa berperilaku hidup bersih dan sehat.

Poskestren pun merupakan wadah pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Warga pondok pesantren dan masyarakat sekitar dan antar sesama pondok pesantren dapat saling bahu membahu untuk meningkatkan perilaku hidup sehat. Ponpes jug dapat dikatakan sebagai wadah pembelajaran tentang nilai dan ajaran agama Islam dalam menghadapi permasalahan kesehatan. (catur)

 

Related Post

Agenda

There are no upcoming events.

Diskusi Terbaru